all contents are not allowed to be distributed without permission.

 

© 2019  for GBI Berlin multimedia

GNADE Design

ABOUT US

OUR CHURCH

GBI BERLIN IS A LIVELY AND VIBRANT INDONESIAN CHURCH IN BERLIN WHERE JESUS CHRIST IS LORD OVER EVERYTHING AND THE MAIN FOCUS OF OUR LIVING. HERE YOU WILL MEET PEOPLE OF DIFFERENT BACKGROUNDS WHERE WE LEARN TO LOVE GOD MORE AND MORE EACH DAY AND ALSO THE PEOPLE WE COME ACROSS IN OUR LIVES. TOGETHER WE CAN BE STRONGER IN OUR WALK IN JESUS CHRIST

Gereja Bethel Indonesia Berlin (GBI BERLIN) yang berdiri sejak bulan Maret tahun 1996 adalah sebuah gereja lokal di Berlin, Jerman, di bawah naungan dan pembinaan Gembala Pembina GBI Gatot subroto Jakarta, Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo, yang diwakili oleh Gembala Rayon 1 F, Pdt. Budi Sastradiputra.

 

Pada tanggal 21 April 1996 GBI Berlin diresmikan langsung oleh Gembala Pembina Pdt Niko Njotorahardjo. Kegiatan CooL ( Community of Love ) yang dahulu bernama Family Altar pun sudah dimulai sejak tahun 1997 dan terus rutin diadakan sampai dengan hari ini. Selama 18 tahun perjalanan GBI Berlin telah banyak pasang surut yang terjadi dalam melawati masa suka dan duka, namun semua hanya karena kebaikan Tuhan GBI Berlin masih dapat terus berdiri hingga sekarang ini. Dan kami percaya bahwa Tuhan punya rencana besar bagi gerejaNya di kota Berlin ini.

 

Saat ini GBI Berlin digembalai oleh Pdp Yenny Gunawan sejak bulan Desember 2008. Semenjak beberapa tahun terakhir Tuhan mengirimkan gelombang jiwa - jiwa muda bagi GBI Berlin dimana mereka semua begitu haus dan rindu akan Tuhan, untuk itu maka pada  bulan Agustus 2011 Ibu Gembala meresmikan terbentuknya Youth GBI Berlin yang diberi nama Jesus Generation (J'Ger). Hingga saat ini J'Ger terus berkembang dan turut aktif dalam mengadakan kegiatan - kegiatan positif bagi anak - anak muda di kota Berlin.

 

"Visi GBI Berlin adalah unity di dalam keluarga Kristus dengan misi membawa mahasiswa-mahasiswa Indonesia dan keluarga-keluarga untuk mengenal Tuhan, bersatu bersama-sama melayani, tanpa mengutamakan kepentingan pribad dengan sehati, sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan."